Pembantu Ricci juga Diharapkan Menjadi Santo

Posted on July 15, 2010 at 11:31 AM


Umat Katolik berharap bahwa Paul Xu Guangqi, orang Katolik pertama di Shanghai, semoga bisa dinyatakan sebagai orang kudus bersama Pastor Matteo Ricci.

Imam Yesuit asal Italia, Pastor Matteo Ricci (1552-1610) dan pejabat kekaiseran Cina yang menjadi Katolik Paul Xu Guangqi (1562-1633) bekerja sama erat di Beijing untuk menerjemahkan teks-teks Barat tentang matematika, hidrolika, astronomi, trigonometri, dan geografi ke dalam bahasa Cina.

Mereka juga menerjemahkan kitab-kitab klasik Konfusian ke dalam bahasa Latin untuk memperkenalkan filsafat dominan Cina ke Eropa.

Tahun 1601, Pastor Ricci tiba di Beijing dan kaisar Cina mengizinkannya untuk tinggal di ibukota hingga kematiannya pada 11 Mei 1610. Keuskupan Macerata, tempat asalnya di Italia membguka kembali proses beatifikasinya di bulan Januari.

Beberapa umat Katolik Shanghai mengatakan kepada UCA News bahwa mereka berharap Xu juga bisa menikmati penghormatan yang sama. Untuk itu, keuskupan mereka akan segera memulai proses serupa.

Uskup Shanghai Mgr Aloysius Jin Luxian SJ, 94, dikenal sebagai seorang ?penggemar Xu Guangqi,? kata berbagai sumber Gereja.

Mereka mengatakan bahwa uskup telah memasukkan ?Guangqi? dalam nama banyak organisasi keuskupan termasuk rumah penerbitan, pusat layanan sosial, pusat pembinaan, sekolah, dan panti jompo.

Xu, seorang birokrat kelahiran Shanghai, ilmuwan pertanian, astronomi, dan matematikawan dari Dinasti Ming, pertama kali bertemu Pastor Ricci pada tahun 1600 dan sangat terkesan dengan pengetahuan dan kesucian imam itu.

Xu dibaptis tiga tahun kemudian dan mengambil nama Paul. Dia kemudian mengundang seorang imam Yesuit untuk mewartakan Injil di tempat kelahirannya. Keluarganya menjadi keluarga Katolik pertama di Shanghai.

Xu meninggal di Beijing tahun 1633 dan dimakamkan di Distrik Xujiahui sekarang di pusat kota Shanghai, tempat keluarganya dulu tinggal. Pada 1847, misionaris Yesuit membangun pusat misi mereka di sebidang tanah yang luas di Xujiahui.

Ricci pameran di Shanghai

Pastor Ricci dan Xu menerjemahkan risalah matematika dan geometri yaitu Elements karya Euclidus, ahli matematika Yunani. Karya mereka itu dipamerkan di Museum Shanghai selama 3 April ? 23 Mei.

Shanghai merupakan pemberhentian kedua dari pameran keliling berjudul Matteo Ricci: An Encounter of Civilizations in Ming Chin , yang akan bertepatan dengan Shanghai World Expo, yang berlangsung dari Mei hingga Oktober.

Pameran ini telah menarik banyak pengunjung, termasuk imam, biarawati, dan umat awam setempat. Menurut mereka, pameran itu ?layak dilihat? dan ?sangat bermanfaat.?

Maria, seorang perempuan awam, mengatakan kepada UCA News, dalam pameran itu, dia tergerak saat melihat banyak buku, alat musik, patung-patung religius, pakaian para abad ke-16-17, serta buku katekismus pertama dari Pastor Ricci dalam bahasa Cina, sebuah peta dunia yang digambar Pastor Ricci, dan sebuah busana kuno yang biasa dipakai oleh para sarjana Konfusian.

?Sebagai umat Katolik, kami harus memahami [bahwa Pastor Ricci] telah memberi kontribusi bukan saja bagi Gereja lokal, tetapi juga bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan Cina,? ujar Maria, yang mengatakan ia telah membaca biografi Pastor Ricci.

Pameran ini diselenggarakan oleh Wilayah Marche di Italia, yang mencakup meliputi Macerata, untuk memperingati kematian Pastor Ricci dan dan 40 tahun hubungan diplomatik Cina- Italia. Bahan-bahan yang dipamerkan itu berjumlah 113 yang berasal dari museum di Italia dan Cina daratan.

Sumber : http://www.cathnewsindonesia.com